Peran Otak Kanan dalam Berbisnis
Ngomong-ngomong adakah kaitan antara otak kanan dan pemasaran? Tak disangka-sangka, saya menemukan kaitan antara kutipan 'mulailah dengan yang kanan' dengan pengembangan produk baru (new product development). Mungkin Anda akan bilang,"Siapa yang nanya?!" Ah, jangan begitu! Syukur saya kasih tau! Menurut Booz, Allen, dan Hamilton, proses pengembangan produk baru terdiri dari enam tahap. Setelah saya amat-amati, ternyata tahap paling awal sangat bertumpu pada otak kanan. Apa itu?? Penasaran?? Baca kelanjutan artikel ini.
Tahap paling awal itu adalah penghasilan ide. Tahap-tahap selanjutnya baru bertumpu pada otak kiri. 'Mulailah dengan yang kanan' kutipan ini eksis pula pada pengadopsian inovasi yang lazim dilabeli difusi. Terdapat lima jenis adopter disana. Setelah saya cermati, ternyata adopter paling awal adalah orang kanan. Siapa itu? Inovator. Walaupun jumlahnya hanya 2,5 persen, tetapi konsumen tipe ini adalah incaran alias betul-betul diburu oleh marketer. Pasalnya, selain menjadi opinion leader, mereka juga berani mencoba sesuatu yang anyar, sehingga memancing early adopter dan early majority untuk ikut-ikutan mencoba. Setelah itu, barulah Crossing the Chasm dapat terwujud.
Otak kanan lagi-lagi berperan pada tahap selanjutnya. Produk-produk harus dibungkus dengan kanan. Buat apa? Yah, supaya terjual lebih mahal, lebih laku, dan lebih berkelanjutan.
Sumber referensi: Sistem Fungsional Bisnis I


19.12
Cak Nizar
0 komentar:
Posting Komentar